Ada sebuah kampus yang bernama “Universitas Penulisan”. Untuk bergabung di dalamnya, anda tak perlu ikut tes apapun, tak perlu membayar apapun. Anda hanya perlu menulis, menulis dan menulis. Tak usah memperhatikan teori penulisan, intinya menulislah terlebih dahulu. Sebagaimana kampus pada umunya , di Universitas Penulisan ini pun terdapat sejumlah fakultas. Sayangnya, hamper semua mahasiswa berpikir bahwa hanya ada satu fakultas di sana, yakni Fakultas Publikasi.
Apa sih Fakultas Publikasi itu?? Fakultas Publikasi adalah fakultas tempat para mahasiswa berjuang untuk memuat karya-karya mereka di media cetak (majalah, Koran, tabloid, dll) dan atau menerbitkan naskah mereka menjadi buku. Biasanya para mahasiswa di sini sangat bangga jika ada karya mereka yang dimuat di media cetak atau diterbitkan dalam bentuk buku.
Hal yang aneh, banyak mahasiswa di fakultas ini yang beranggapan bahwa yang berhak disebut sebagai penulis hanyalah mereka yang mengambil Fakultas Publikasi. Bahkan ada penulis yang berkata, “Bila karya anda belum dimuat atau diterbitkan sebagai buku , maka anda bukan penulis!”
Maka, mahasiswa baru pun biasanya berduyun-duyun memasuki fakultas yang satu ini. Fakultas Publikasi menjadi fakultas favorit, khususnya bagi penulis pemula. Padahal jika mereka rajin jalan-jalan mengelilingi seluruh kompleks kampus Universitas Penulisan, mereka akan menemukan fakultas-fakultas lainnya, seperti:
Fakultas Media Elektronik ,terdiri dari jurusan; script writer (penulis naskah untuk acara-acara/ program telivisi atau radio) serta nebulis scenario film dan sinetron.
Fakultas Media Cetak ,terdiri dari dua jurusan: redaktur dan reporter.
Fakultas Media Bisnis ,terdiri dari satu jurusan: copywriter (penulis naskah-naskah iklan)
Fakultas Media Online,terdiri dari satu jurusan juga: content editor (pengelola content pada media online)
Fakultas Teater ,terdiri dari satu jurusan: penulis naskah drama

Fakultas Wirausaha ,membawahi satu jurusan: writerpreneurship ,atau berbisnis lewat hoby menulis.
Fakultas Penulis Lepas ,punya banyak jurusan, bahkan bisa tak terbatas. Penulis naskah-naskah untuk perusahaan (compani profile, press release, media internal, annual report, dan sebagainya) ,penulis biografi, penulis hantu (ghost writer). Dan masih banyak lagi, terus berkembang seiring berjalannya zaman.
Fakultas Public Speaking ,dihuni oleh para penulis yang biasa menjadi pembicara pada acara-acara seminar / workshop /pelatihan penulisan. Ada diantara mereka yang belum sukses di fakultas-fakultas lain. Tapi mereka memilki kelebihan yang tidak dimiliki oleh penulis-penulis lain: pintar berbicara di depan umum. Pintar menyampaikan ilmu dengan baik dan menyenangkan ,sebagaimana halnya guru atau dosen yang disukai murid / mahasiswa karena kepintaran mereka dalam mengajar.
Fakultas Blog ,dihuni oleh orang-orang yang rajin menulis di blog. Mereka biasanya disebut blogger. Tapi pada dasarnya mereka semua adalah penulis.
Anda mau masuk fajkultas mana?? Pilihlah sesuai dengan selera anda. Anda tak perlu khawatir bila salah fakutas atau salah jurusan. Sebab di Universitas Penulisan, anda bisa pindah ke fakultas atau jurusan lain dengan amat mudah, tak perlu syarat atau prosedur apapun, bahkan anda bisa merangkap di berbagai fakultas / jurusan. Satu hal yang pasti dimanapun anda berada, anda adalah penulis. Jangan minder bila belum berhasil di Fakultas Publikasi. Masih banyak fakultas lain yang dapat anda masuki. Universitas Penulisan itu sangat luas saudaraku, jadi tetaplah semangat.
[by: Jonru , dari majalah Arafah]













November 4th, 2009 at 10:51 pm
Salut dengan adanya Universitas Kepenulisan, membuat saya tertantang untuk menulis di media maya atau non-maya, untuk kepentingan dunia sebagai investasi untuk akhirat, dengan niat ikhlas Lillahi Ta’ala. Trims, semoga bermanfaat.
November 5th, 2009 at 5:51 am
yups… sama-sama
apa saja yang kita usahakan di dunia, harus berorientasi akhirat!! walopun hanya sekedar hobby.
November 5th, 2009 at 7:54 am
Manusia (dan Jin) diciptakan oleh Allah SWT. agar mereka beribadah kepada-Nya. Ini penting untuk diapreasi oleh kita semua, yang mengaku sebagai manusia, agar kehidupan kita di dunia yang serba maya bermanfaat bagi diri sndiri dan orang lain. Semoga kita semua sadar akan hal ini.
November 9th, 2009 at 12:47 am
Amiin … tausyiah yang menggugah hati
tetap semangat menulis ya Anggra …