Kejadian ini sering saya lihat (terutama) di masjid kampus. Mengingat hampir tiap hari saya shalat disana (terutama dhuhur dan ‘ashar). Saya melihat jama’ah wanita tidak pernah peduli dengan keadaan. Biasanya ketika shalat dhuhur berlangsung, masih banyak jama’ah yang menunggu, biasanya karena tidak kebagian rukuh atau tempatnya penuh. Dan setelah shalat dhuhur selesai mereka langsung tidak karuan shalat sendiri-sendiri sesuka hati. Tak hanya itu, shaf mereka pun berpencar kemana-mana tanpa sutroh. Hal ini sangat amat menyusahkan bagi yang ingin keluar dari masjid atau yang mau masuk. Tapi bagi yang tidak paham betapa kerasnya larangan lewat di depan orang shalat, yaaa ngaciiir gitu aja. Bahkan saya yang sudah berhati-hati saja kadang kaget sekali ketika menemukan ternyata ada orang sedang sujud di hadapan saya. Astaghfirullah. Kalau pun ada yang berjama’ah… ya mereka membuat jama’ah sendiri-sendiri. Ada yang berempat, ber-delapan, dan minimal berdua. Sedangkan yang berjama’ah mengikuti imam laki-laki hanya segelintir saja. Sedih lihatnya tapi mau bagaimana lagi?. Coba kalau mereka memahami tidak bolehnya membangun dua jama’ah dalam satu ruang/masjid, mesti tidak seberantakan gitu. Udah shafnya rapi, yang lewat tenang, yang shalat pun khusyu’ (tidak terganggu jama’ah lain). Hemmm…. baca ampe abis
Arsip Kategori: Ibadah
Shalat Berjama’ahnya Wanita 1 (imam wanita dan wajibnya shalat jama’ah)
Bolehkah Kaum Wanita Menetapkan Seorang Wanita Untuk Mengimami Mereka dalam Melakukan Shalat Berjama’ah di Bulan Ramadhan?
Pertanyaan ke-202: Syaikh Abdul Aziz bin Baaz ditanya: Bolehkah Kaum Wanita Menetapkan Seorang Wanita Untuk Mengimami Mereka dalam Melakukan Shalat Berjama’ah di Bulan Ramadhan? baca ampe habis
Bolehkah Berimam pada Makmum Masbuk ?
Seringkali kita menyaksikan hal ini di masjid-masjid. Ketika imam selesai salam, ada jama’ah yang telat, lantas ia bermakmum di belakang makmum masbuk (yang sudah shalat dengan imam pertama). Bolehkah bermakmum semacam ini? Mari kita lihat penjelasan dari ulama besar, Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah. Continue reading
Apakah Ada Bacaan (Surat) Khusus dalam Shalat Dhuha?
Alhamdulillah, saya sudah rutin melaksanakan shalat Dhuha. Dalam melaksanakan shalat tersebut, saya biasa membaca surat “Hal ataa ‘alal insaani” (surat Al Insan) pada rakaat pertama dan kedua karena dalam surat tersebut menyebutkan keadaan-keadaan penduduk surga, dan saya berharap menjadi penghuninya. Adapun di raka’at ketiga, saya biasa membaca surat Adh Dhuha karena shalat tersebut adalah shalat Dhuha. Sedangkan pada raka’at keempat, saya biasa membaca surat Al Ikhlas karena di dalamnya terdapat sifat Allah yang mulia yang tidak ada yang setara dengan-Nya dalam sifat-sifat tersebut. Apakah boleh saya merutinkan membaca seperti tadi ataukah hal tersebut termasuk amalan yang jauh dari tuntunan Islam yang mesti ditinggalkan? Continue reading
Do’a Shalat Istikharah
Jabir bin Abdullah radhiyallahu ‘anhu meriwayatkan bahwa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam mengajarkan kepada para sahabat untuk beristikharah, dalam segala perkara sebagaimana beliau mengajarkan mereka surat Al-Qur’an. Continue reading
Kapan Batasan Shalat Isya’ ?
Tanya:
Sebenarnya batas akhir shalat Isya itu kapan?, karena sering ana lihat teman ana shalat Isya sampai jam 03.00 pagi bahkan sudah mendekati fajar ?,
Demikian pertanyaan dari ana. Jazakumullah khairan katsira.
isty_01@…com













